Manfaat vitamin D

Manfaat Fakta dan Keajaiban Vitamin D, Bacaan wajib bagi siapa saja yang mengetahui bahwa Vitamin D terbatas pada “mampu membantu penyerapan tulang”

Menjadi masyarakat Indonesia yang hidup di antara garis khatulistiwa dan memiliki banyak kelebihan, selain memiliki sumber daya alam yang melimpah

Ternyata masyarakat juga memiliki risiko yang jauh lebih besar daripada orang yang tinggal di negara dengan empat musim.
Bagaimana itu? Apakah karena kebiasaan atau gaya hidup? Jawabannya mungkin iya, tapi ada satu hal lagi selain pola hidup.mau tahu apa itu? Periksa nomor ini.

Para ilmuwan hanya mampu mengetahui dan berasumsi bahwa penyebabnya adalah vitamin D yang berasal dari sinar matahari di daerah tropis, hingga akhir tahun 1990, mereka memutuskan untuk mulai mengkaji dan mencari jawaban untuk mendapatkan uang.
Produksinya mampu mengungkap fakta dan peran penting yang belum terpikirkan oleh masyarakat global saat itu.
Jadi apa ini? Deskripsi berikut.

Manfaat vitamin D dalam pencegahan kanker usus besar dan payudara.

Proyek penelitian menggunakan Cedric Garland, DrPH, bersama dengan tim UCSD menunjukkan bahwa vitamin D memiliki peran penting dalam mencegah kanker payudara dan usus besar.

Menurut penjelasannya, asupan harian 2.000 IU vitamin D dapat menurunkan risiko kanker hingga 50%.
Padahal, wanita yang mengonsumsi 800-1000 IU vitamin D per hari dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga 50%.

Pernyataan ini sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh Harvard Medical School bahwa asupan tinggi vitamin D dan kalsium dapat menurunkan risiko kanker payudara pada wanita premenopause, tetapi tidak pada wanita pascamenopause.
Vitamin D dapat mencegah kanker, dengan menjaga kesehatan dan mencegah sel-sel yang tidak terkontrol.

Manfaat vitamin D dapat membingungkan risiko penyakit jantung.

Sebuah tim peneliti dari Amerika Serikat yang terlibat dalam makalah tahun 1996 menemukan fakta bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah dalam tubuh (kurang dari 15 gram per miligram) memiliki risiko dua kali lipat terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang lain dengan kadar vitamin D tinggi. atau di atas 15 gram Dari nanogram per miligram darah.
Berhasil mengambil keputusan 1.700 relawan dengan usia rata-rata 59 tahun.
Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Thomas Wang dan masih berlangsung, dan belum ada kesimpulan yang pasti.

Manfaat Vitamin D Mencegah Diabetes Tipe 1 dan 2

Di negara Finlandia, hasil dari penelitian terhadap 12.000 bayi menyimpulkan bahwa anak sehat yang menerima vitamin D lebih mampu mencegah diabetes tipe 1 dan tipe 2 ketika tidak.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memberikan vitamin D kepada anak-anak.
Dosisnya adalah 8,5 mcg/hari untuk anak usia 6 bulan.
Untuk bayi dan anak usia 7 bulan hingga 3 tahun, dosis yang dianjurkan adalah 7 mcg per hari.

Bagaimana dengan orang dewasa ini? Hasil penelitian yang berlangsung selama 22 tahun di negeri ponsel Nokia ini juga telah diikuti dari 40-74 tahun relawan dan dari hasil penelitian ini juga mampu mengungkap bahwa konsentrasi vitamin D dalam tubuh laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan.

Bukti dari hasil penelitian inilah yang akhirnya menjadi jawabannya. Risiko terkena diabetes tipe 2 selalu lebih rendah daripada wanita.
Namun, fakta bahwa vitamin D masih menjadi penentu risiko diabetes, gaya hidup tidak sehat, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan banyak mengonsumsi makanan manis tetap menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko. Kencing manis atau kencing manis.

Peningkatan kekerasan tuberkulosis

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa 1,7 juta orang di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena TBC dan berita paling berbahaya datang dari satu negara ke negara lain, Salah Indonesia adalah salah satunya.
Penyelamatan dibantu oleh tim peneliti dari University of California, Los Angeles.
Hasil penelitian mereka mengungkapkan bahwa vitamin D bila dikonsumsi akan meningkatkan produksi molekul cathelicidin, yang sangat ampuh untuk membunuh bakteri penyebab tuberkulosis.

Vitamin D dapat mengurangi risiko asma dan alergi.
Hal ini penting untuk ibu hamil, jadi perlu diingat dan diperhatikan bahwa kekurangan vitamin D dapat meningkatkan kadar asma dan alergi untuk mencapai asupan vitamin D.

Vitamin D yang cukup dapat mengurangi risiko asma dan alergi hingga 40%.
Pernyataan ini diungkapkan oleh para peneliti di Universitas Harvard.

Kekurangan vitamin D dapat memiliki efek negatif pada paru-paru dan sistem kekebalan tubuh, menggarisbawahi risiko pengembangan asma.
Menggunakan steroid untuk mengobati asma akan lebih baik dengan asupan vitamin D yang cukup. Ini karena Vitamin D dapat membantu sisa stimulan dan menyingkirkannya sehingga asma lebih cepat pulih.

Manfaat vitamin D mencegah preeklamsia
Salah satu hantu seram bagi calon ibu adalah Pra-Eklamsia. Apa itu Pra-Eklamsia?
Preeklamsia adalah kelahiran prematur dan keterbelakangan mental pada janin.
Sejauh ini, preeklamsia sendiri belum mengalami penyebab yang pasti.
Namun hasil penelitian yang melibatkan peneliti dari University of Pittsburgh menyebutkan bahwa ada hubungan antara preeklamsia dan kekurangan vitamin D pada awal kehamilan.
Pernyataan ini tentu tidak berlaku untuknya, karena mencakup 55 ibu hamil dengan preeklamsia dan 219 ibu hamil dengan kondisi kehamilan normal.
Dalam penelitian tersebut ditemukan kandungan hidroksivitamin D pada ibu dengan preeklamsia sebesar 45,5 nmol/L, sedangkan kandungan hidroksivitamin D pada ibu yang kehamilannya normal adalah 53,1 nmol/L.
Meskipun penelitian ini tidak diperoleh dari fakta lain, tetapi juga dapat dilakukan dengan mengurangi asupan Vitamin D, jadi ibu hamil sangat penting untuk ini dengan tetap memiliki cukup Vitamin D selama kehamilan.

Manfaat vitamin D dapat mempertajam daya ingat.

Dalam struktur jaringan otak, mungkin ada banyak reseptor vitamin D. Oleh karena itu para ahli sangat meyakini bahwa salah satu peran penting vitamin D bagi tubuh manusia adalah meningkatkan kecerdasan dan daya ingat otak.
Bagaimana vitamin D meningkatkan neuron di otak sejauh ini masih penelitian yang sedang berlangsung namun hanya vitamin

Sangat jelas bahwa D memiliki peran penting dalam membantu menantang DHA dan telah terbukti bekerja dengan sel-sel otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Children Of Hospital and Research Center di Amerika Serikat pernah menunjukkan bahwa anak yang kekurangan vitamin D akan mengalami gangguan mental dan perilaku.
Dan jika kondisi ini terus berlanjut, anak-anak zaman sekarang akan rentan mengalami depresi.
Kemudian hasil penelitian ini ditindaklanjuti oleh berbagai pusat penelitian di berbagai negara, salah satunya adalah University of British Columbia.

Para peneliti di luar sana sedang mencari jawaban dengan vitamin D atau tidak.
Hasil akhir dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli tersebut sangat dinanti oleh dunia kesehatan. lalu seperti apakah hasilnya dan bagaimana?? mari kita tinggal

Demikianlah pembahasan tentang fakta dan keajaiban tentang Vitamin D sangat penting dan terkenal. Ini mungkin berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *